Sebuah Novel yang ditulis oleh Yan Zavin Aundjand yang berasal dari Madura yang lahir di Desa Banjar Talelah, Camplong Sampang. Menceritakan sebuah kisah nyata tentang kehidupan masyarakat di Madura yang jauh dari kemajuan dan dengan tradisinya yang masih sangat kental. Banyak orang menikah diusia dini dan melakukan perantauan ke luar daerah sampai juga ke luar negeri supaya dikenal sebagai orang yang bermateri meski sementara waktu harus meninggalkan anak dan isterinya. Sebab mereka baru bisa dianggap sukses jika sudah berhasil di tempat perantauan, pulang dengan membawa sejuta kebahagiaan dan mencukupi segala kebutuhan keluarga.
Dalam kehidupan masyarakat seperti itu, salah satu wanita yang ditinggal merantau oleh suaminya selama bertahun-tahun lamanya dan bahkan sang suami telah diisukan meninggal dunia diperantauan, mengalami kehamilan selama 16 tahun lamanya yang diyakini karena perselingkuhannya dengan tokoh masyarakat setempat. Tidak ada satu pun orang yang dapat mengatasi kehamilannya, bahkan pihak rumah sakit pun tidak menemukan ke janggalan dalam kandungannya itu. Janin dalam kandungannya tampak normal.
Ia akhirnya meninggal dalam keadaan hamil, dan kemudian melahirkan saat dibaringkan ke dalam liang lahat. Pada hari yang sama, terjadi pembantaian dan pembakaran pondok tokoh masyarakat setempat. Sang tokoh disalib. Mayatnya menjadi pajangan selama 24 jam keliling desa. Pendewaan masyarakat terhadap tokohnya pun berakhir. Kisah tiga desa dalam novel ini mengalami masa buram dan dipenuhi dengan ketakutan. Matinya ibu yang telah mengandung selama 16 tahun, matinya bayi yang dikandungnya, pemerkosaan dan terbunuhnya seorang kyai, bunuh diri, dan hancurnya pesantren yang dibakar oleh masyarakt tiga desa itu.
Note : Jika temen-temen ada yang ingin memiliki buku ini hubungi e-mail saya di qhanz_fz@yahoo.com
Tadi malam salah satu Stasiun TV swasta di Negeri ini memutar film India ( VEER ZAARA), saya jadi ingat, dulu saya disuruh nonton film Ini oleh sahabat saya….saya di Suruh liatin Prety Zhinta nya kalau saya rindu sama dia…
![]()
Memberitakan kepada seluruh teman-teman tentang Al-Qur’an palsu yang diberi nama Al-Furqon Al-Haq yang pertama kali dicetak dan diterbitkan dinegara muslim yaitu Kuwait dan Iraq. yang disebarkan dan dicetak oleh Amerika dan saudaranya yaitu Israel.
Al-Qur’an palsu (Al-Furqon Al-Haq) yang diterbitkan dalam bahasa arab dan telah diterjemahkan kedalam bahasa inggris itu memiliki 77 surat buatan dalam 366 halaman, diantara nama-namanya adalah : Al-Fatihah, An-Nur, As-Salam, Al-Mahabbah, Al-Masih, Ats-Tsalluts, Al-Mariqin, Az-Zina, Al-Makirin, Ar-Ruat, Al-Injil, Al-Asatir, Al-Kafirin, At-Tanzil, At-Tahrif, Al-Jannah, Al-Adha, Al-Abas, Asy-Syahid.
الفاتحة، النور، السلام, المحبة، المسيح، الثالوث، المارقين، الصَّلب، الزنا، الماكرين، الرعاة، الإنجيل، الأساطير، الكافرين، التنزيل، التحريف، الجنة، الأضحى، العبس، الشهيد
Dengan menggunakan basmalah yang membingungkan yang menggabungkan 3 agama, Islam, Kristen dan Yahudi. inilah basmalahnya :
بسم الأب الكلمة الروح الإله الواحد الأوحد مثلث التوحيد موحد التثليث ما تعدد
Artinya : “dengan nama bapak kalimat ruh tuhan yang esa tiga dalam satu satu dalam tiga yang berbeda-beda”
Dan inilah contoh ayat-ayat dalam al-qur’an palsu itu :
* Dalam surat Al-Muftarah :
يا أيها الناس لقد كنتم أمواتا فأحييناكم بكلمة الإنجيل الحق، ثم نحييكم بنور الفرقان الحق
Artinya : “wahai manusia sungguh kamu telah mati dan kami hidupkan kembali dengan kalimat injil al-haq kemudian kami hidupkan (kembali) dengan cahaya al-furqon al-haq”.
* Dalam surat Al-Masih :
وزعمتم بأن الإنجيل محرف بعضه فنبذتم جُلَّه وراء ظهوركم
Artinya : “dan kalian mengira bahwa al-injil itu telah dirubah (palsukan) sebagiannya dan kemudian kalian mengingkarinya dibelakang punggung-punggung kalian.”
وقلتم: آمنا بالله وبما أوتي عيسى من ربه، ثم تلوتم منكرين، ومن يبتغ غير ملتنا دينا فلن يقبل منه، وهذا قول المنافقين
Artinya : “dan kalian mengatakan : kami telah beriman dengan Allah dan apa-apa yang diturunkan Musa dari Tuhannya kemudian kalian mengingkarinya, dan barang siapa yang menjadikan selain dari agama kami sebagai agamanya maka tidak akan diterima darinya dan inilah perkataan orang-orang munafiq.”
mohon di sebarluaskan..!!
Sumber : klik here
Perpusatkaan Megah Singapura
Perpustakaan Nasional Singapura ini berdiri atas ide dari Stamford Raffles, pendiri Singapura modern. Perpustakaan ini, berganti nama menjadi Hullett Memorial Library pada tahun 1923, yang letaknya bersebelahan dengan sekolah pertama di Singapura, Raffles Institution, dan di lokasi kini ditempati kompleks Raffles City. Lalu Perpustakaan pindah terpisah dengan Gedung Museum pada tahun 1887 dengan nama Raffles Perpustakaan sebagai bagian dari Museum Raffles, sebelum pindah ke tempat Stamford Road pada tahun 1960 Perpustakaan ini berganti nama Perpustakaan Nasional Singapura.
Seperti Singapura meraih kemerdekaan pada 1965, dan sebagai penyebaran penduduk negara itu ke pinggiran kota, perpustakaan, bekerjasama dengan perencana kota kota, hadir di pinggiran kota dengan membangun cabang perpustakaan di sebagian besar kota-kota baru yang dibangun oleh Perumahan dan Dewan Pembangunan. Perpustakaan ini cabang masing-masing dianggap sebagai perpanjangan fisik perpustakaan asli di Stamford Road, daripada institusi yang berbeda dalam hak mereka sendiri, sehingga istilah “Perpustakaan Nasional” bisa dikatakan berlaku untuk institusi asli dan semua afiliasinya.
Pengetahuan telah menjadi titik tolak kesuksesan dalam lingkungan kompetitif saat ini.
Desain interior untuk Perpustakaan Nasional Singapura adalah untuk memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Singapura dan dalam perekonomian pengetahuan melalui akses mudah untuk berbagi informasi.
Perpustakaan Nasional Singapura terletak di pada 11.304 meter persegi antara Complex Bugis Junction dan Bras di jalan Victoria
Gedung ini terdapat 16 lantai dan 2 blok, ini merupakan pengembangan Perpustakaan Nasional tua di Stamford Road, yang ditutup pada tanggal 31 Maret 2004, perpustakaan ini pindah gedung pada tanggal 22 Juli 2005
Sumber : Klik Here








Recent Comments